Visa Umrah Ditangguhkan Oleh Arab Saudi, yang Negara Tetangganya Positif Virus Corona

Halo semua  sahabat indonesia manpower99.com.

Kerajaan Arab Saudi mengumumkan penangguhan izin bagi mereka yang ingin melakukan umrah (visa umrah) dan wisata untuk memasuki wilayahnya karena takut akan penyebaran virus corona. Penangguhan ini diucapkan Departemen Luar Negeri bersifat muaqatan atau hanya untuk sementara waktu. Departemen Luar Negeri Arab Saudi juga mengumumkan bahwa beberapa langkah telah diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus di antara para peziarah di Mekah. Tahapan prosedurnya termasuk menangguhkan izin masuk bagi mereka yang ingin melakukan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi, juga para wisatawan untuk sementara waktu. Kerajaan Arab Saudi menangguhkan masuknya warga dari negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) ke Arab Saudi menggunakan kartu identitas begitu pun sebaliknya. Kecuali bagi mereka yang berada di dalam Arab Saudi dan ingin kembali ke negara mereka mendapatkan izin dari pemerintah Arab Saudi. Pihak berwenang juga telah menangguhkan visa turis untuk warga dari negara-negara yang terjangkit virus corona seperti China, Korea, Jepang dan juga negara-negara tetangga Arab Saudi. Baca juga: Arab Saudi Tangguhkan Sementara Visa Umrah dan Wisata karena Virus Corona Adapun negara-negara tetangga Arab Saudi yang mengonfirmasi kasus virus corona di antaranya:
1. Iran : Kasus infeksi virus corona: 139 kasus, & Korban tewas: 19
2. Irak : Kasus infeksi virus corona: 5 kasus, & Korban tewas: 0
3. Afghanistan : Kasus infeksi virus corona: 1 kasus, & Korban tewas: 0
4. Uni Emirat Arab : Kasus infeksi virus corona: 13 kasus, & Korban tewas: 0
5. Oman : Kasus infeksi virus corona: 2 kasus, & Korban tewas: 0
6. Libanon : Kasus infeksi virus corona: 1 kasus, & Korban tewas: 0
7. Israel : Kasus infeksi virus corona: 2 kasus , &Korban tewas: 0
8. Kuwait : Kasus infeksi virus corona: 18 kasus, & Korban tewas: 0
Sedangkan negara Qatar, Yaman dan Yordania yang juga berbatasan dengan wilayah Arab Saudi sejauh ini belum mengonfirmasi kasus virus corona di negara mereka. Kementerian menegaskan bahwa prosedur ini bersifat sementara, dan pihak berwenang akan terus mengevaluasinya.
Pihak pemerintah Arab Saudi meminta warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara yang mengalami penyebaran virus.
Di luar China sejauh ini, infeksi virus corona telah tercatat di sekitar 40 negara, menewaskan sekitar 50 orang dan menginfeksi 2.800 orang.
Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua.